Inilah Kenapa Valentino Bisa Finish Ke-3, Cuma Beruntung ?

Valentino Rossi/motorsport.com

Daya saing motor Yamaha M1 tidak seimbang dengan RC213V dan Desmo GP18. Valentino Rossi dan Maverick Vinales tampak terseok-seok mempertahankan posisinya di setiap seri. Akan tetapi penderitaan itu, kini. Musim ini Valentino Rossi terlihat lebih konsisten mendulang poin. Walau kendati belum pernah menang tapi ada sesuatu yang berbeda terutama di dua seri terakhir. Inilah kenapa Valentino bisa finish ke-3 Catalunya di Tim Yamaha bukan karena faktor beruntung semata.


Johan Zarco sudah jarang lagi tunjukkan performa apiknya seperti musim yang 2017 yang lalu,  Itu bisa ditebak karena kemungkinan karena pengembangan buat tim Tech3 (terhambat). Dan satu lagi pikiran mereka sudah berada di tim KTM. Jelas sekali dapat di lihat Johan Zarco sekarang ini sejak gabung Yamaha dan saat sesi tes pra-musim.


motorsport.com


Melansir laman bikesportnews.com(17/06/18) The Doctor mengatakan jika pengaturan yang membuat dia bisa berada di grup depan ditemukan saat menit-menit akhir jelang balap sesi pemanasan ( Warm Up) pagi MotoGP Barcelona.

Pada sesi latihan dan kualifikasi Rossi sudah menyadari jika Ducati dan Marquez berada di depan dan tercepat secarabergantian. Tapi perubahan setingan motor yang ditetapkan di pagi hari dengan kondisi sirkuit yang cukup panas membantunya menemukan kecepatan yang diperlukan untuk podium ketiganya.

“Saya tahu setelah latihan bahwa dua pembalap pabrikan Ducati dan Marquez lebih cepat dari saya dan saya pikir saya akan lebih banyak bertempur dengan kelompok kedua, seperti di Mugello, karena kurang lebih kecepatannya seperti itu. Tapi pagi ini di sesi pemanasan (Warm Up) kami meningkatkan keseimbangan motor dan saya bisa berbelok dengan cara yang lebih baik. Namun saya sangat khawatir dengan ban depan soft , tetapi pada kenyataannya di awal balapan, kami bisa mengelolanya. Dan setelah ban bekerja dengan baik dan memberikan cengkraman yang bagus." kata Valentino Rossi.




Artinya meskipun menemukan set up (dadakan) yang bagus di pagi hari, Valentino Rossi masih sepenuhnya sadar akan risiko yang dia ambil dengan memilih untuk memakai ban depan senyawa lunak atau ban soft.

Jadi Itulah mengapa Valentino Rossi mampu bersaing dibarisan depan, akan tetapi dirinya masih hati-hati karena ban soft juga masih diragukan kekuatannya hingga akhir lap. Diantara rider Yamaha, Valentino Rossi terlihat paling sangat kencang.

Comments